Halaman

Selasa, 18 September 2012

MATERI BP KLS IX/2


2.1.1. CONTOH CONTOH  KERUSAKAN LINGKUNGAN.
KERUSAKAN LINGKUNGAN
            Masalah lingkungan  sudah merupakan problem khusus  bagi pemerintah dan masyarakat . Masalah limgkungan  sebagai masalah yang sangat komplek , dimana  lingkungan lebih banyak bergantung  pada tingkah laku manusia  yang semakin lama semakin menurun  baik dalam kualitas maupun  kuantitas  dalam menunjang kehidupan manusia. Ditambah lagi dengan melonjaknya  pertambahan penduduk yang tidak terkendalikan  dengan baik. Maka keadaan lingkungan semakin menjadi sembraut.
            Telah dilakukan berbagai usaha  penggalian sumber daya alam  dan pembangunan industri industri  untuk memproduksi barang  konsumsi tanpa adanya  usaha perlindungan  terhadap pencemaran lingkungan oleh buangan yang merupakan racun  bagi lingkungan hidup di sekitarnya yang tidak mustahil dapat membawa kematian. Pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi dengan pertumbuhan lapangan pekerjaan yang memadai, menimbulakan efek terhadap perusakan lingkungan. Sikap ini semakin parah , jika bersikap masa bodo terhadap lingkungan. Adanya perilaku negative  yang timbul dalam lingkungan hidup manusia . Gaya hidup orang yang berada yang kurang serasi , adanya pemborosan dalam meenggunakan sumber daya alam , kebodohan dan kemelaratan  menyebabkan pencemaran  dan kerusakan lingkungan hidup sehingga mengganggu kestabilan ekosistem.
a.Polusi .
Yang dimaksud dengan polusi  adalah; Terjadinya pencemaran lingkungan  yang mengakibatkan  menurunnya kualitas lingkungan  dan terganggunya  kesehatan dan ketenangan hidup mahluk.
Terjadinya polusi  atau pencemaran lingkungan  ini, umumnya  terjadi akibat kemajuan  tehnologi  dalam usaha meningkatkan  kesejahtraan hidup. Misalnya pencemaran  udara, air dan tanah , akan menyebabkan merosotnya  kualitas  udara, air dan tanah. . Dimana sebagai akibatnya  akan terjadi banyak hal yang  merugikan dan terancamnya  kelestarian lingkungan.
1. Polusi Udara.
            Dalam hal ini udara  pada lingkungan tercemar  oleh zat polutant  yang tidak  bersih lagi  dan telah merupakan gangguan  bagi mahluk hidup / manusia  sekitarnya.  Dengan kemaajuan tehnologi pada masa ini,  polusi udara telaah menimbulkan  banyhak kekewatiran terutama di daerah daerah industri.
Faktor peneyebab  terjadinya Polusi udara
Ø                  Kendaraan Bermotor. – Semua kendaraan bermotor  yang memakai bensin dan solar  akan mengeluarkan gas CO , Nitrogen, oxyda,  belerang dioksida  dan partikel partikel lain  sebagai sisa pembakarannya. Unsur ini bias mencapai kwantum  tertentu  dapat merupakan racun bagi manusia atau hewan. Sebagai contoh ;gas CO merupakan racun  bagi fungsi fungsi  darah , SO 2 dapat menimbulkan penyakit  sistim pernapasan.
Ø            Pabrik pabrik Industri.- Pabrik industri  diantara bahan bakunya  banyak menggunakan zat kimia . Selain menghasilkan  produk yang berguna bagi kepentingaan kehidupan  manusia  juga mengeluarkan  produk yang tidak berguna seperti racun racun . Produk yang tidak berguna ini  jelas akan dibuang  dan dapat merusak lingkungan  berupa gangguan  kehidupan dan kelestarian  lingkungan . Berbagai bentuk penyakit akan timbul  pada masyarakat disekitar pabrik , atau para pekerja sendiri, akibat dari  masuknya zat buangan  kedalam tubuh.
Ø            Pencemaran Udara oleh bau- bauan, Bau yang tidak  enak  bisa mengganggu suasana lingkungan    yang menyebabkan seseorang tidak merasa betah  tinggal lama di tempat yang  memancarkan bau yang tidak enak. Bau yang tidak enak ini  selain mengganggu rasa kesehatan dan kenyamanan , dapat juga dipakai sebagai  petunjuk adanya pencemaran  oleh racun racun dalam udara, bau yang tidak ini  bias berasal  dari proses  pembusukaan sampah sampah  baik yang berasal dari jasad  organis/biologis maupun kimia/ anorganis oleh mahluk mahluk pembusuk. Juga bisa berasal dari  hasil buangan  proses pengelahan  dari pabrik  yang menyebarkan bau  yang tidak enak ke lingkungan sekitarnya. Sifat baunya sendiri bisa asam , wangi, pedas, dan apek. Untuk menghindari  terjadinya bau bau yang tak sedap ini  perlu diadakan usaha usaha  untuk menghilangkannya.    Seperti;
1.      Dengan pembakaran , sehingga melekul melekul yang berbau diubah  menjadi  melekul yang tidak berbau.
2.      Penambahan  zat tertantu  kepada zat zat berbau  sehingga baunya diudara menjadi berkurang
3.      Pencucian dengan air pada sumber bau.
4.      Penutupan atau penimbunan pada sumber bau.
5.      dll.
           2. Polusi air dan tanah.
         Pencemaran air dan tanah  umumnya terjadi oleh tingkah laku   manusia seperti zat zat deterogen , asam belerang,  dan zat kimia  sebagai sisa pembuangan  pabrik pabrik  kimia / industri. Pencemaran  inipun bisa juga oleh pestisida, hebrisida,  pupuk pupuk tanaman,  yang bisa merupakan unsure pollutant, sehingga mutu air dan tanah  berkurang bahkan dapat membahayakan  baik untuk hewan maupun tumbuhan . Sebagai contoh  DDT, aldrin, endrin, fosfor bila mencemari tanah pertanian akan merugikan , sebab zat ini bisa  membunuh mikroorganisma /jasad renik  yang sangat penting bagi tanah untuk proses pembusukan  dan sintesa zat zat organic /anorganik . Insektisida yang sering dipakai sebagai  pembasmi serangga atau nyamuk , kalau penggunaannya tidak terkontrol dapat  menimbulkan pencemaran lingkungan , misalnya air minum  sehingga bisa merugikan bagi kesehatan .






2.1.2. JENIS JENIS KERUSAKAN LINGKUNGAN.”
Berdasarkan faktor penyebabnya, bentuk kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
            A. Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam
                1. Letusan gunung berapi
Letusan gunung berapi terjadi karena aktivitas magma di perut bumi yang menimbulkan tekanan kuat keluar melalui puncak gunung berapi.
Bahaya yang ditimbulkan oleh letusan gunung berapi antara  lain berupa:
1) Hujan abu vulkanik, menyebabkan gangguan pernafasan.
2) Lava panas, merusak, dan mematikan apa pun yang dilalui.
3) Awan panas, dapat mematikan makhluk hidup yang dilalui.
4) Gas yang mengandung racun.
5) Material padat (batuan, kerikil, pasir), dapat menimpa perumahan,
    dan lain-lain.

                   2. Gempa bumi
Gempa bumi adalah getaran kulit bumi yang bisa disebabkan karena beberapa hal, di antaranya kegiatan magma (aktivitas gunung berapi), terjadinya tanah turun, maupun karena gerakan lempeng di dasar samudra. Manusia dapat mengukur berapa intensitas gempa, namun manusia sama sekali tidak dapat memprediksikan kapan terjadinya gempa.
Oleh karena itu, bahaya yang ditimbulkan oleh gempa lebih dahsyat dibandingkan dengan letusan gunung berapi. Pada saat gempa berlangsung terjadi beberapa peristiwa sebagai akibat langsung maupun tidak langsung, di antaranya:
1) Berbagai bangunan roboh.
2) Tanah di permukaan bumi merekah, jalan menjadi putus.
3) Tanah longsor akibat guncangan.
4) Terjadi banjir, akibat rusaknya tanggul.
5) Gempa yang terjadi di dasar laut dapat menyebabkan tsunami
    (gelombang   pasang).

 3. Angin topan
Bahaya angin topan bisa diprediksi melalui foto satelit yang menggambarkan keadaan atmosfer bumi, termasuk gambar terbentuknya angin topan, arah, dan kecepatannya. Serangan angin topan (puting beliung) dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup dalam bentuk:
1) Merobohkan bangunan.
2) Rusaknya areal pertanian dan perkebunan.
3) Membahayakan penerbangan.
4) Menimbulkan ombak besar yang dapat menenggelamkan kapal..
         B. Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia
Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup.
a. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak      
    adanya kawasan industri.
b. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan
     air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan.
c. Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan.
    
Beberapa ulah manusia yang secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain:
a. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan).
b. Perburuan liar.
c. Merusak hutan bakau.
d. Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman.
e. Pembuangan sampah di sembarang tempat.
f. Bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS).
g. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas.

2.1.3. DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN

           Dampak Pencemaran Daratan
Pencemaran daratan pada umumnya berasal dari limbah berbentuk padat yang dibuang atau dikumpulkan disuatu tempat penampungan. Tempat pengumpulan limbah padat ini dapat bersifat sementara atau tetap. Oleh karena tempat pengumpulan padat sudah ditentukan, maka sudah saatnya diperhitungkan kemungkinan dampaknya.

Bentuk dampak pencemaran daratan dibagi atas 2 bagian, yaitu :
a. Dampak Langsung
Dampak pencemaran daratan yang secara langsung oleh manusia adalah dampak dari pembuangan limbah padat organik yang berasal dari kegiatan rumah tangga dan kegiatan industri. Dampak langsung akibat pencemaran daratan lainnya adalah timbunan limbah padat dalam jumlah besar yang akan menimbulkan pemandangan yang tidak sedap, kotor dan kumuh. Hal ini sering terjadi pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau dump station menyebabkan pemandangan sekitar terlihat kurang enak dipandang dan mempengaruhi psikis penduduk sekitar.

b. Dampak Tidak Langsung
Dampak yang dirasakan secara tidak langsung akibat pencemaran daratan adalah apabila kaleng bekas, ban dan lain-lainnya bila hujan akan berisi air yang menjadi sarang nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak. Apabila menggigit manusia dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti penyakit-penyakit di bawah ini disebabkan oleh nyamuk, yaitu :
1) Penyakit Pes
2) Penyakit Kaki Gajah
3) Penyakit Malaria
4) Penyakit Demam Berdarah

Sebenarnya masalah dampak pencemaran lingkungan tidak dapat dipisahkan sendiri-sendiri karena saling berkaitan. Oleh sebab itu segala macam kemungkinan yang dapat menimbulkan pencemaran harus dapat dicegah agar tidak menambah parah kondisi yang sekarang.

            Dampak Industri dan Teknologi terhadap Lingkungan
Pentingnya inovasi dalam proses pembangunan ekonomi di suatu negara, dalam hal ini, pesatnya hasil penemuan baru dapat dijadikan sebagai ukuran kemajuan pembangunan ekonomi suatu bangsa.
Dari berbagai tantangan yang dihadapi dari perjalanan sejarah umat manusia, kiranya dapat ditarik selalu benang merah yang dapat digunakan sebagai pegangan mengapa manusia “survival” yaitu oleh karena teknologi.
Teknologi memberikan kemajuan bagi industri baja, industri kapal laut, kereta api, industri mobil, yang memperkaya peradaban manusia. Teknologi juga mampu menghasilkan sulfur dioksida, karbon dioksida, CFC, dan gas-gas buangan lain yang mengancam kelangsungan hidup manusia akibat memanasnya bumi akibat efek”. “rumah kaca
Teknologi yang diandalkan sebagai instrumen utama dalam “revolusi hijau” mampu meningkatkan hasil pertanian, karena adanya bibit unggul, bermacam jenis pupuk yang bersifat suplemen, pestisida dan insektisida. Dibalik itu, teknologi yang sama juga menghasilkan berbagai jenis racun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungannya, bahkan akibat rutinnya digunakan berbagi jenis pestisida ataupun insektisida mampu memperkuat daya tahan hama tanaman misalnya wereng dan kutu loncat.
2.1.4. Beberapa ulah manusia yang  secara langsung maupun tidak langsung      membawa      
          dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain:
a. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan).
b. Perburuan liar.
c. Merusak hutan bakau.
d. Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman.
e. Pembuangan sampah di sembarang tempat.
f. Bangunan  liar di daerah aliran sungai (DAS).
g. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas.
2.1.5. Mencegah  Kerusakan lingkungan
Mencegah kerusakan lingkungan akan mengembalikan fungsi-fungsi penting layanan alam setempat yang mendukung pengembalian kemampuan warga memulihkan atau memperbaiki syarat-syarat keselamatan.  Fungsi-fungsi penting layanan alam dicontohkan seperti hutan lindung menjadi kawasan resapan air atau catchment area yang mata airnya dibendung untuk mengairi persawahan dan memenuhi kebutuhan air minum. Syarat-syarat keselamatan antara lain ketersediaan pangan dan air untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia.

Pengembalian fungsi-fungsi penting layanan alam paling tidak untuk memenuhi kebutuhan setempat dan mengembalikan kemampuan warga setempat memulihkan syarat-syarat keselamatan. 
“Pemerintah berkewajiban memprioritaskan perlindungan warga dengan melaksanakan agenda-agenda utama melalui cara pandang dan cara tindak dalam kerangka dan pembangunan,” sambungnya.

Karenanya, Pemerintah harus mengubah cara pandang dan cara tindak kerangka pembangunan terkini agar tidak terjebak kerangka pembangunan terlama yang terbukti mengalami kegagalan. Mengoreksi kebijakan yang mengancam syarat-syarat keselamatan warga harus dilakukan Pemerintah dari pusat hingga daerah.
Model pembangunan global yang diterapkan di Indonesia selama bertahun-tahun merupakan pangkal pokok kerentanan warga dan lingkungan sekaligus penyebab pemanasan global dan perubahan iklim. Kerentanan warga tergambar melalui peristiwa tahunan seperti gagal panen setelah musim hujan dan musim kering mengakibatkan antrian beras dan rebutan air antar petani.
2.1.6. UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PEMBANGUNAN    
           BERKELANJUTAN
Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.
Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan ditindaklanjuti dengan menyusun program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan  lingkungan.
Pembangunan berwawasan Lingkungan  adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan. Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil KTT Bumi di Rio de Jeniro tahun 1992. Di dalamnya terkandung 2 gagasan penting, yaitu:
a. Gagasan kebutuhan, khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup.
b. Gagasan keterbatasan, yaitu keterbatasan kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.
Adapun ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan adalah sebagai berikut:
a. Menjamin pemerataan dan keadilan.
b. Menghargai keanekaragaman hayati.
c. Menggunakan pendekatan integratif.
d. Menggunakan pandangan jangka panjang.
Pada masa reformasi sekarang ini, pembangunan nasional dilaksanakan tidak lagi berdasarkan GBHN dan Propenas, tetapi berdasarkan UU No. 25 Tahun 2000, tentang Sistem perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mempunyai tujuan di antaranya:
a. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan,  dan berkelanjutan.
b. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat.
c. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.
1. Upaya yang Dilakukan Pemerintah
Pemerintah sebagai penanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung jawab besar dalam upaya memikirkan dan mewujudkan terbentuknya pelestarian lingkungan hidup. Hal-hal yang dilakukan pemerintah antara lain:
1) Menanggulangi kasus pencemaran.
2) Mengawasi bahan berbahaya dan beracun (B3).
3) Melakukan penilaian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).
e. Pemerintah mencanangkan gerakan menanam sejuta pohon.
2. Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup oleh Masyarakat Bersama Pemerintah
Sebagai warga negara yang baik, masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Beberapa upaya yang dapat dilakuklan masyarakat berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup antara lain:
        a. Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)
Terjadinya bencana tanah longsor dan banjir menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan masalah tanah. Banjir telah menyebabkan pengikisan lapisan tanah oleh aliran air yang disebut erosi yang berdampak pada hilangnya kesuburan tanah serta terkikisnya lapisan tanah dari permukaan bumi. Tanah longsor disebabkan karena tak ada lagi unsur yang menahan lapisan tanah pada tempatnya sehingga menimbulkan kerusakan. Jika hal tersebut dibiarkan terus berlangsung, maka bukan mustahil jika lingkungan berubah menjadi padang tandus. Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul. Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu dibangun terasering atau sengkedan, sehingga mampu menghambat laju aliran air hujan           
           






        b. Pelestarian udara
Udara merupakan unsur vital bagi kehidupan, karena setiap organisme bernapas memerlukan udara. Kalian mengetahui bahwa dalam udara terkandung beranekaragam gas, salah satunya oksigen.
Udara yang kotor karena debu atau pun asap sisa pembakaran menyebabkan kadar oksigen berkurang. Keadaan ini sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup setiap organisme. Maka perlu diupayakan kiat-kiat untuk menjaga kesegaran udara lingkungan agar tetap bersih, segar, dan sehat. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih dan sehat antara lain:
1) Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita
Tanaman dapat menyerap gas-gas yang membahayakan bagi manusia. Tanaman mampu memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis. Rusaknya hutan menyebabkan jutaan tanaman lenyap sehingga produksi oksigen bagi atmosfer jauh berkurang, di samping itu tumbuhan juga mengeluarkan uap air, sehingga  kelebaban udara tetap terjaga
2) Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin Asap yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap merupakan penyumbang terbesar kotornya udara di perkotaan dan kawasan industri. Salah satu upaya pengurangan emisi gas berbahaya ke udara adalah dengan menggunakan bahan Industri yang aman bagi lingkungan, serta pemasangan filter pada cerobong asap pabrik.
3) Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer Gas freon yang digunakan untuk pendingin pada AC maupun kulkas serta dipergunakan di berbagai produk kosmetika, adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon, sehingga mengakibatkan lapisan ozon menyusut. Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer yang berperan sebagai filter bagi bumi, karena mampu memantulkan kembali sinar ultraviolet ke luar angkasa yang dipancarkan oleh matahari. Sinar ultraviolet yang berlebihan akan merusakkan jaringan kulit dan menyebabkan meningkatnya suhu udara. Pemanasan global terjadi di antaranya karena makin menipisnya lapisan ozon di atmosfer.
c. Pelestarian hutan
Eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak. Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. Padahal hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air.
Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan:
1) Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
2) Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
3) Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
4) Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
5) Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai
     pengelolaan hutan.            
d. Pelestarian laut dan pantai
Seperti halnya hutan, laut juga sebagai sumber daya alam potensial. Kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. Pengambilan pasir pantai, karang di laut, pengrusakan hutan bakau, merupakan kegatan-kegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai. Terjadinya abrasi yang mengancam kelestarian pantai disebabkan telah hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang merupakan pelindung alami terhadap gempuran ombak

Adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara:
1)      Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal
     sekitar    pantai.

2) Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut,
     karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.
    
   
3) Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.
4) Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari  ikan

e. Pelestarian flora dan fauna
Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan alam sekitarnya. Terputusnya salah satu mata rantai dari sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam  kehidupan.Oleh karena itu, kelestarian flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup manusia. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna di antaranya adalah:
1) Mendirikan cagar alam dan   suaka margasatwa.              
2) Melarang kegiatan     perburuan liar.
3). Menggalakkan kegiatan penghijauan.         
   

          

2.2. Mengungkapkan Rasa Indah Terhadap Alam.   
2.2.1.Mendiskripsikan cirri cirri Lingkungan Yang Sehat.
            Alam yang indah dipandang  belumlah  menjamin untuk dibilang sehat. Karena kesehatan alam didukung ekasistem  yang menunjang  terciptanya kesehatan.Sanitasii lingkungan  sangat penting bagi masyarakat / penduduk  terutama dalam penyediaan air bersih , pembuangan kotoran , pemberantasan nyamuk  dan pencegahan penyakit menular  agar tetap terjamin kesehatan  lingkungan yang baik. Sanitasi harus memenuhi  sarat lingkungan hidup yang baik.  Untuk menjaga kelestarian atau stabilitas lingkungan yang baik  perlu upaya upaya yang riil seperti;
1)      Manusia hendaknya selalu menjaga  , memelihara dan memperbaiki  lingkungannya demi untuk generasi berukutnya.
2)      Sumber alam bumi, air , tanah, flora dan fauna  harus dihindarkan  dan diselamatkan dari pencemaran lingkungan.
3)      Dalam pemanfaatan sumber daya alam  yang tidak dapat diganti , perencanaan dan pengelolaannya harus dengan sebaik baiknya.
4)      Pembangunan ekonomi dan social  hendaknya ditujuakan untuk  kesejahtraan umat  memperbaiki kualitas lingkungan.
5)      Tindakan tindakan yang dapat menimbulkan pencemaran  yang dapat merusak kesehatan  dan lingkungan harus dihindarkan.
6)      Dll.






 2.2.2. Menyebutkann Objek Wisata.

            Taman Nasional Bali Barat


jalak bali (Leucopsar Rothschildi)

Taman Nasional Bali Barat sebagai kawasan pelestarian alam, dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, penelitian, rekreasi dan menunjang budidaya. Ciri khas Taman Nasional Bali Barat adalah terdapatnya burung jalak Bali (Leucopsar rothschildi) yang dapat hidup di alam bebas hanya di Taman Nasional Bali Barat. Secara Administratif Taman Nasional Bali Barat Berada di kabupaten Jembrana dan Buleleng Propinsi Bali. Diantara bulan Desember hingga Maret curah hujan di wilayah ini cukup tinggi.

Flora

Beberapa type vegetasi adalah Hutan mangrove didominasi oleh tumbuhan Bakau(Rhizophora sp), Savana lontar didominasi oleh tumbuhan lontar (Borassus flabelier), Hutan Hujan, hutan musim yang didominasi oleh tumbuhan Pilang(Acasia Leucophloea)

Fauna

Beberapa Satwa liar yang dapat diamati di Taman Nasional Bali Barat antara lain, Burung Jalak Bali (leucospar rothschildi), Banteng (Bos Javanicus), Kijang (Muntiacus Muntjak), Kancil (Tragulus Javanicus), Rusa (Cervus Timorensis), Kucing Hutan (Felis Bengalensis), Kera abu-abu (Macaca fascicularis), Kera Hitam (Presbytis Criscata), Jalak Putih (Stunus Melanopterus), Terucuk (Pycnonotus goiavier), Kepodang (Oriolus chinensis) Raja Udang (Halcyon Chloris).

Bunut Bolong

Bunut Bolong terletak di desa Manggisari kecamatan Pekutatan, 49 km ke arah timur dari kota Negara dan kurang lebih kurang 86 km kearah barat Kota Denpasar. Bunut Bolong adalah pohon Bunut yang tumbuh lestari di mana di tengah akar akarnya terdapat jalan raya yang menghubungkan kecamatan Pekutatan dengan Kabupaten Buleleng.
Yang menarik adalah alam lingkungannya sepanjang mata memandang penuh dengan pohon cengkeh, udara sejuk dan sangat cocok untuk Wana Wisata. Terdapat pura Bujangga Sakti yang dipelihara dan merupakan tempat Pemujaan Umat Hindu.

Pantai Pengeragoan


Obyek wisata ini terletak di Desa Pengeragoan, kecamatan Pekutatan, tepatnya di Pintu Gerbang Timur Kabupaten Jembrana, berbatasan dengan Kabupaten Tabanan, di pinggir selatan jalan raya yang menghubungkan Gilimanuk-Denpasar.
Pantai berpasir hitam dengan deburan ombak Samudra Indonesia dan lambaian pohon nyiur dan pandan ini cocok untuk tempat istirahat sejenak bagi wisatawan. di bagian utara Desa Pengeragoan, merupakan tempat terindah untuk menikmati pemandangan Pantai Pengeragoan.

Pantai Medewi

Pantai Medewi adalah Pantai yang cukup indah dengan lekuk pantai yang sangat menawan, terletak di Desa Medewi 24 Km timur kota Negara dan 72 Km dari Denpasar, dapat dicapai dengan segala jenis kendaraan.
Pantai Medewi cocok untuk tempat surfing karena ombaknya yang panjang dan lama baru pecah sesuai sarat surfing yang diinginkan. Dari sini dapat menikmati Sunset yang indah. Fasilitas yang dimiliki Hotel yang cukup reprentatif bagi wisatawan Manca Negara dilengkapi dengan kolam renang dan Retauran yang ditata cukup artistik di halaman hotel tersebut.

Pura Rambut Siwi

Rambut Siwi terletak 18 Km arah ke timur dari Kota Negara dan 78 Km arah ke barat dari kota Denpasar. Dapat dicapai dengan semua jenis kendaraan serta tempat parkir yang cukup luas.
Disini terdapat pura Sad Kahyangan dan dibangun erat kaitannya dengan kedatangan seorang Pendeta dari Majapahit yang melakukan perjalanan keagamaan ke Bali dan singgah di tempat ini untuk memberikan ajaran Agama Hindu. Karena hormatnya penduduk setempat kepada sang pendeta yang bernama Dang Hyang Nirartha itu, dimintalah rambutnya untuk dipuja dan disimpan di Pura ini sehingga nama Pura ini disebut Pura Rambut Siwi. Dari Pura ini pula dapat kita menikmati pemandangan laut lepas dan matahari terbenam/ Sunset dengan bentangan sawah yang luas, serta pemandangan gunung yang jauh, menambah pesona bagi para pengunjung.

Taman Rekreasi Tirta Samudra Dlod Brawah

pantai delod berawah, tirta samudra
Pengembangan objek wisata Jembrana sebagian besar diarahkan untuk objek wisata pantai. Karena itu, pantai-pantai yang ada di Bumi Makepung ini mulai dikelola dan ditata. Salah satu taman rekreasi yang sudah berjalan dan selesai untuk tahap pertama adalah Taman Rekreasi Dlod Brawah. Taman rekreasi yang dilengkapi dengan kolam air laut ini diakui sebagai kolam air laut pertama di tempat umum. Selama ini hanya hotel-hotel berbintang yang punya kolam air laut.
Kolam air laut yang terletak di tepi pantai Dlod Brawah, terdiri atas kolam renang dewasa dan kolam renang anak-anak ini menjadi alternatif baru untuk layak dikunjungi.

 

 

 

Objek Wisata Perancak

perancak, perancak beach

Obyek Wisata Perancak merupakan sebuah obyek wisata yang indah, bibir pantai yang dihiasi perahu-perahu nelayan merupakan suatu keindahan tersendiri untuk dinikmati.
Disini juga terdapat taman wisata yang memiliki fasilitas sirkuit Motor Cross dan Road Race, disini sangat cocok untuk tempat berlibur.
Setiap tahun obyek wisata perancak dijadikan tempat untuk lomba sampan dayung tradisional yang biasanya dirangkaikan dengan HUT kota Negara.
Di Desa Perancak terdapat tempat Pelestarian Penyu Laut yaitu "Kurma Asih" karena Pantai Perancak sangat cocok untuk tempat bertelor bagi Penyu. Ditempat ini wisatawan dapat menikmati keindahan pantai dan melakukan kegiatan pelepasan Tukik/Anak Penyu ke Laut.

Pantai Baluk Rening

pantai baluk rening, baluk rening beach
Baluk Rening merupakan salah satu pantai di kabupaten Jembrana ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun manca negara terletak lebih kurang 10 Km ke arah barat dari kota Negara.
Pantai yang berpasir hitam cukup bagus serta alunan ombak yang tidak begitu besar. Tetapi cukup nikmat pada waktu pagi hari maupun sore hari yakni melihat matahari terbenam ( Sunset), dengan latar belakang pegunungan di Jawa Timur. Obyek wisata pantai ini juga sangat menarik dengan adanya tebing tebing dibibir pantai yang cukup tinggi sehingga menambah panorama yang sangat indah di bagian selatan.
Fasilitas yang cukup memadai baik hotel maupun restaorannya memiliki standar untuk wisatawan maca negara.

Pantai Candikusuma

pantai candikusuma, candikusuma beach

Pantai Candikusuma terLetak kurang lebih 12 Km ke arah barat dari kota Negara, dan merupakan salah satu pantai wisata di Kabupaten Jembrana yang cukup baik untuk mandi dan berenang.
Di Candi kusuma juga ada peninggalan sejarah yakni sebuah tugu yang membentuk segi tiga yang konon di tempat tugu itu pernah keluar keris yang memancarkan sinar. Obyek wisata ini juga dipakai sebagai tempat finish lomba Jukung layar yang biasanya diadakan setiap bulan Agustus dikaitkan dengan peringatan HUT RI dan HUT kota Negara.
Di pantai ini juga sering dipakai untuk kegiatan lomba mancing.

Bendungan Palasari

bendungan palasari
Obyek wisata Bendungan Palasari berlokasi di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, 26 Km ke arah barat dari kota Negara. Bendungan ini berfungsi sebagai pengendali bencana banjir, irigasi, perikanan dan tempat rekreasi. Bendungan ini dilatar belakangi oleh hutan lindung yang cukup bagus serta mempunyai hawa sejuk. Sehingga cocok untuk wisata tirtha serta wana wisata di daerah sekitarnya. Bendungan ini sudah dilengkapi dengan sampan yang berekreasi mengelilingi bendungan tersebut.

Gilimanuk

gilimanuk, teluk gilimanuk
Gilimanuk terletak di ujung barat pulau Bali merupakan pintu gerbang masuknya wisatawan melalui jalan darat yang datang dari pulau Jawa. Terdapat beberapa tempat yang menarik diantaranya : Teluk Gilimanuk yang sangat cocok untuk menikmati wisata tirta dan Taman Nasional Bali Barat. Di Gilimanuk telah tersedia penginapan, restauran atau rumah makan dan juga kedai kedai untuk suvenir.

Musium Manusia Purba

musium purbakala, manusia purbaSejak tahun 1963 di Gilimanuk diadakan penelitian oleh para ahli di Indonesia antara lain : Prof DR R Soejono dan Prof DR T Jacub. Hasil penelitian tersebut ditemukan ratusan rangka manusia yang diperkirakan hidup pada akhir masa Prasejarah dengan ciri ciri Ras Mongolid. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka salah satu tindakan untuk menyelamatkan.
Untuk menyelamatkan dan memanfaatkan temuan akeologi tersebut Pemerintah Kabupaten Jembrana membangun sebuah Gedung Museum Manusia Purba Situs Gilimanuk dan selesai Pembangunannya 1993.
Barang barang koleksi yang dipajang di Moesium Gilimanuk adalah hasil galian antara lain : Kerangka Manusia, Manik manik, Gelang dari kayu dan kerang, periuk kecil, tempayan, kendi, mangkuk dari tanah, mata kail, tajak, sarkopagus dll.
      2.2.3. Mendeskripsikan Wisata Budaya.
      Wisata budaya    sebagai bentuk dari   hasil cipta, rasa dan karsa, sehingga terwujudlah bentuk  karya cipta dan krasi  seni . Karya ini sedbagai  media  untuk menarik wisatawan  berkunjung ke bali, sehingga dari kunjungan wisatawan ini akan memberikan kontribusi  untuk pembangunan   bali pada umumnya dan jembrana pada khususnya. Ada beberapa  bentuk kreasi sebagai cirri khas jembrana yang dapat dijadikan makot wisata . seperti;
1. Kesenian Jegog.

Sangkaragung

jegog
Desa Sagkaragung terletak di Kecamatan Negara kurang lebih 5 Km kearah timur kota Negara. Di Desa Sangkaragung terdapat pusat kesenian khas Jembrana yaitu " Jegog ".Desa Sangkaragung terkenal didunia dengan kesenian Jegognya terutama di Jepang. Jegog Sangkaragung tampil di Jepang setiap tahunnya lebih dari tiga kali. Sedangkan didesa Sangkaragung sendiri Jegog dipentaskan untuk wisatawan setiap hari Minggu dan Kamis di Sanggar Jegog Suar Agung. Wsatawan dapat belajar memainkan (menabuh) jegog di sanggar ini.
            2. Makepung.
               Sebagai cirri khas  budaya  masyarakat jembrana  
               
            3. Tari Kolaborasi
           TAMPIL TOTAL DIPENTAS MALAM MINGGU, SMPN 1 MELAYA PENTASKAN  TARI KOLABORASI

      2.2.4. Mendeskripsikan Wisata bahari.
       Wisata Bahari   adalah bentuk wisata dengan mengedepankana aspek laut     sebagai obyeknya.
            
          
          
         
          
           gilimanuk, teluk gilimanuk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar